Dampak Cepat Resesi AS

Perusahaan teknologi di Amerika Serikat (AS) Oracle Corporation dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. Adapun posisi karyawan yang di-PHK Oracle Corporation kebanyakan di bidang pemasaran dan divisi pengalaman pelanggan.

Hal ini menandakan kemunduran dalam analisis pelanggan dan kinerja layanan periklanan. Kabar PHKOracle Corporation tersebut disampaikan pada Senin (1/8/2022), dikutip dari Bloomberg.

Mengenai kabar pengurangan tenaga kerja, pihak Oracle belum memberikan pernyataan. Kebijakan PHK yang dimulai Senin ini malah tidak dapat segera ditentukan.

Desas-desus tentang PHKPHK Oracle Corporationini telah beredar di seluruh divisi dalam beberapa pekan terakhir. Namun, salah satu mantan karyawan Oracle mengungkapkan, pihak manajemen masih berdalih bahwa posisi perusahaan masih aman.

Malah ada seorang karyawan dengan jabatan manajer senior teknik marketing memposting di LinkedIn mengenai PHK tersebut.

“Perusahaan memutuskan untuk mengatur ulang kelompok pengalaman pelanggan,” tulisnya dalam tautan media sosial untuk pencari kerja itu.

Ada juga manajer lain Oracle Corp yang telah di-PHK memposting ungkapan restrukturisasi untuk pengurangan pekerjaan. Beberapa posisi bidang pemasaran juga telah dipangkas jumlah karyawannya.

PHK Oracle Corporation terjadi ketika perusahaan tersebut berupaya memacu pemasaran teknologi cloud dan bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya. Awal tahun ini, Oracle menyelesaikan pembelian penyedia catatan medis digital Cerner Corp senilai 28,3 miliar dollar AS.

Kabar PHK Oracle Corporationjuga berimbas terhadap pergerakan saham yang turun kurang dari 1 persen menjadi 77,44 dollar AS, pada perdagangan Bursa AS, Senin kemarin. Tahun berjalan, saham Oracle pun turun 11 persen pada tahun ini.

Sebagaimana diketahui, di negara sebutan “Paman Sam” itu telah mengalami resesi atau perlambatan ekonomi. Setelah laporan pertumbuhan ekonomi di AS disebutkan berada di posisi negatif dua kali berturut-turut.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.